Showing posts with label ceritaku. Show all posts
Showing posts with label ceritaku. Show all posts

Monday, July 7, 2008

...Dari Sahabat...

Sebuah puisi daripada seorang sahabat, sewaktu saya di kelas darjah 6 Pintar. Sajak ini hadir sebagai pemujuk hati ketika saya dilanda konflik dgn seorang teman.


KHAS BUAT SAJIDAH

Teman
Hidup ini bagai bahtera di lautan
Perlu melawan gelora yg datang
Tanpa ketabahan hati
Impian ‘kan binasa

Teman
Sabarlah menempuhi dugaan
Sesungguhnya ia mengajar insan
Erti kehidupan hakiki

Walaupun kita sedih kerana seorang insan
Namun
Ia kerana satu persahabatan
Ingatlah
Hidup ini pasti ada cabaran
Lebih-lebih lagi dalam persahabatan
Ia akan bertemu dan berpisah
Pada akhirnya.....

Yang Simpati
-----
(RAIHAH)

Puisi daripada seorang Raihah yg 12 tahun. Sudah 9 tahun berlalu, namun mesej sajak tersebut tetap relevan hingga bila2 selama mana kita bergelar insan yg masih mengemudi bahtera kehidupan.

Hebat. Baru berumur 12 tahun, tetapi sudah punya bakat sebagai penyajak. Sekarang pasti lebih hebat, kan Raihah..? ;) Terima kasih banyak2. Minni lakii jazeelan syukra. ‘Asallahu an yudeema lakii khairan. InsyaALLAH.



P/s: To Raihah --> lepas ni harapnya ada sajak utk kita dari Raihah yg 21 tahun pulak! ;p

Tuesday, June 10, 2008

...dari jendela kamar...

Sudah nasib, semester ini saya ditempatkan di bilik tingkat 4. Sungguh memenatkan, tetapi saya bersyukur. Masih ada kelebihannya.

Seringkali, ketika menyiapkan tugasan-tugasan di meja tulis, hati terasa berkecamuk lantaran memikirkan masalah yg tidak pernah putus kunjung tibanya. Kala itu saya pasti memalingkan wajah ke kiri. Melewati jendela yg terbuka luas. Seolah-olah menantikan kepulangan sebuah ketenangan yg telah terbang jauh. Serta-merta kehijauan memenuhi rona mata. Bahagia! Daun-daun melambai -cuma sesekali ada yg berguguran- ragam manusia & kenderaan yg keluar masuk benar2 mengkhayalkan, lantas membawa saya mengembara ke ‘daerah’ lain seketika.

Pandangan saya tiba-tiba beralih ke langit, terlihat awan. Berarak lesu. Seolah-olah menggambarkan hati saya ketika ini. Saya menghitung diri. Sudah 21 tahun rupanya saya dihidupkan di atas muka bumi ini. Entah apa jasa yg telah saya lakukan, dan entah hati siapa yg telah saya gembirakan…

Saya cuma pasti dengan satu perkara. Dosa yg saya lakukan terlalu banyak. Melangit tinggi, melebihi bukit berkabus di hadapan saya ini. Sebak. Andai kata saya pergi sebentar lagi, apakah saya diterima Tuhan? Bisakah saya tergolong dalam hamba-hamba-Nya yg pulang dalam keadaan redha & diredhai…?

Terngiang-ngiang di telinga saya satu tazkirah (saya tidak tahu ia hadith atau sekadar kata-kata hikmat) oleh seorang deejay. Katanya, “ ada 2 jenis manusia yg berdosa, golongan yang pertama merasakan dosa2 mereka terlalu tinggi & sering membayanginya. Seperti gunung yg ingin menghempap. Golongan yg kedua pula cuma merasakan dosanya seperti lalat. Ia datang menghurung seketika, tetapi akan terbang jauh selepas itu.”

Sedih rasanya kerana kebanyakan waktu dalam hidup saya, saya berada dalam golongan kedua. Jarang benar saya berasa risau akan dosa2 yg telah saya lakukan. Saya tidak mahu pulang bertemu-Nya ketika saya beranggapan bahawa dosa saya cuma sedikit tetapi pada hakikatnya sungguh tidak terkira. Moga2 selepas ini saya akan ‘tersingkir’ dari golongan yg kedua. Sepenuh masa.



*Pasrahku abadi untuk-Mu*

Tuesday, May 20, 2008

...My life with Him...

Dear blog..

Out of the 'pink' (deliberately using my own phrase), my heart is filled with the missing-something(perhaps someone)-which-is-missing symptom..Huhu. Regardless of my hectic schedule for this short semester, my heart suddenly went to a place where it has been once @ twice @ thrice bla3... I registered for only 3 subjects in this short semester, however the-pile-of-tasks for each subjects made my schedule seems very 'heavy to be carried'. Assignments, memorizations, quizzes, mid term papers, presentations etc... to be done in less than 2 months time, *perfectly*.. hurmmm.

..:: Missing my childhood ::..
A time where problems seem so far away (mcm lagu yesterday la pulak). Happy+it's-playtime!+it's mealtime! and let's enjoy were the only words which came across my mind almost every time. I didn't have lots of friends back then, but my life seemed very 'full' of laughters, kampung-games and so on.. and it was more than enough to make me feel contented with my life. Before enrolling in primary school, my own home-sweet-home was my 'kindergarten' and malays were in a very small quantity in my neighbourhood. That's why siblings are my only friends that i had. Galah panjang, kejar-kejar, sofa-becomes-ship ;) were our daily games. I miss those days oh soo much!

Although i miss my childhood, i've never had the hope to return to my past. Yes, it was an exciting life, no school exams, no life's 'tests'.. but for what?? I didn't know ALLAH as much as i know HIM today, i wasn't aware of HIS love towards me when i was small, i didn't know why HE made me, and i even didn't care what am i to do as a muslim. So, praises be to ALLAH, for still giving me the chance to walk on this planet earth, under the beatiful azure sky, and enjoying all the 'gifts' from HIM without abandoning my responsibilites... till my last day of this 'blink-an-eye' life.

It's more and more and more wonderful life when you know that in your every day life:

*ALLAH's love is all around you*

*ALLAH is protecting you, taking care of you*

*ALLAH is always waiting for you to spend time with HIM, to cry to HIM, to 'smile' with HIM & to express your gratitude*

*you have HIS 'love letter', to be read again and again. For you to get HIS blessings, guidance and also as preparation before meeting HIM*

*you are never alone*

*you have ALLAH as your everything...*

OH, WHAT A WONDERFUL LIFE IT IS!! Thank you ALLAH.. ;)



..:: Forgive me o ALLAH ::..

for all the sins that i've commited throughout my 21 @ 22 years of life... :(